Indeed! After tiring semester, troubles with the college
life and teaching, finally, the weeks after must be days off!
Semester ini, seharusnya gue menyelesaikan skripsi gue
sampai bab ketiga, namun apa daya, karena hidup ini adalah pilihan, ya gue
mesti nentuin mana dulu yang harus gue tuntaskan (gue memilih mengajar). Memang,
semester ini kuliah gue tinggal sedikit, namun tugas akhirnya cukup menyita
waktu, apalagi beban mengajar bimbel juga menggila seiring cutinya guru yang
lain :|
jadilah itu skripsi ga keketik apalagi kesentuh (tapi tetep kepikiran) hehe
Oh iya, ngomongin pilihan nih. Gue lebih suka gunain kata
itu ketimbang prioritas. Kenapa? Gue merasakan hal itu semester ini. Saat bulan
januari awal tahun baru dan bulan februari awal semester baru perkuliahan
dimulai, gue sempet bilang kalo prioritas gue adalah kuliah. Tapi, apa
faktanya? Kuliah jadi gue nomer duakan huhu *ambil tisu* prioritas kan
seharusnya jadi yang utama, jadi yang pertama gitu, tapi gue malah monomer duakan.
Karena fakta dilapangan jauh berbeda. Saat mau kekeuh sama prioritas, gue
dihadapkan dengan situasi murid gue yang mau pada ujian akhir. Yang smp mau UN
dan nilainya menentukan nasib dia buat sekolah di SMA mana. Sementara yang SMA
mau UN dan SNMPTN. Gue dihadapkan dengan situasi yang berat. Mana yang harus
diprioritaskan? Nasib orang banyak atau nasib gue (agak lebay)? Haha nah,
setelah gue pikir, gue kaji, gue diskusi, gue semedi, gue nyirih, gue ngelem *lho*
ya udah gue milih buat ngajarin mereka hehe . Nah, itu namanya pilihan. Bukan prioritas.
Susah deh kalo mau ngomongin prioritas. Karena level ke – prioritas – an orang
berbeda beda, namun yang pasti mereka punya pilihan. Dan, pilihan gue?
alhamdulillah ga mengecewakan. Yang SMP, NEM UANnya rata – rata 8 komaan, yang
SMA juga ga jauh beda. Seneng? Ya jelas gue seneng, karena ga sia sia
pengorbanan gue hehe trus, kemarin juga baru dapet kabar ada beberapa murid gue
yang LULUS SNMPTN! GILAK BANGGA BANGET GUE #CAPSLOCKRUSAK hehe
Daaaaaaaaaaan, akhirnya setelah perkuliahan selesai, yang
anak sekolah udah pada lulus, gue bisa ngerasain hari libur!! Yeeaaaayyyy!
*nari saman* hehehehe
So now,
may I say/call/scream the weeks after as a LOOOOOONG DAAAAAAAYS OFF??
No comments:
Post a Comment